Kecerdasan buatan (AI) kini makin masif mengambil alih peran manusia dalam mengambil keputusan krusial di dunia olahraga. Namun, ketika teknologi seperti Hawk-Eye, VAR, atau sistem penalti kedapatan eror, siapakah yang harus bertanggung jawab?

Kecerdasan buatan (AI) kini makin masif mengambil alih peran manusia dalam mengambil keputusan krusial di dunia olahraga. Namun, ketika teknologi seperti Hawk-Eye, VAR, atau sistem penalti kedapatan eror, siapakah yang harus bertanggung jawab?